Menaggapi phenomena yang terjadi
hidup di dunia ini tidaklah sendiri. Manusia memerlukan bahkan membutuhkan
oranglain dalam kehidupannya. Ngomongin soal kehidupan apakah semua orang itu
hidupnya berjalan lurus seperti jalan tol, yang tidak ada hambatanya dan
jalannya mulus atau seperti jam dinding yang jarum jamnya kadang diatas
disamping dibawah. Pasti yang ada di benak kita mengatakan bahwa hidup atau
kehidupan manusia itu seperti jarum jam yang terkadang ada diatas dan di bawah
bahkan disamping. Jawaban yang tidak bias lagi di ganggu gugat kebenarannya.
Nah dengan kata lain bahwa kehidupan itu ada kalanya susah,sedih dan ada
kalanya senang atau bahagia dan itulah kehidupan. Sedih atau bahagia merupakan
sebuah fenomena yang menjadi sebuah kenyataan yang memang harus ada dan tak
bias terelakan lagi.
Di setiap kehidupan ada yang namanya masalah, entah
masalah dikerjaan, disekolah, dirumah, masalah dengan teman, sahabat, pacara, doi,
TTM (Teman Tapi Mesra), dan lain-lain termasuk dengan nyokap dan bokap
#ngenaBanget. Em, masalah juga berbeda-beda bebannya ada yang ringan seperti
kapas bahkan ada yang berat seperti nimbang badan mu di timbangan buah #upz.
Bercerita tentang masalah ada sebuah pesan yang tersirat dan tersurat
#ribetjuga,,,eh,, yang pada intinya adalah, "Jika kamu sedang punya
masalah, janganlah kau diamkan sendiri. Bener gat uh… ( yang bias jawab cuman
pembaca setia blogger Gue heheheheh) timbul pertanyaan Terus apa dong? Em,,
Curahkanlah perasaan hatimu dengan orang yang paling dekat denganmu.
Dan
kita udah mulai masuk kepembahasan dari beberapa twit yang gue coba pertanyakan
tentang Curhat ada yang mengatakan
Mungkin ada yang curhat
dengan orang tuamu, kawanmu, saudaramu atau siapa saja. Namun Curhat juga perlu
kehati-hatian. Jika semua pilihan diatas itu meragukanmu atau kau kurang berani
mengatakan sejujurnya, dengan gurumu pun tidak apa-apa. Sebab dengan 'curhat',
tidak jarang akan menemukan jalan keluar. Dan tentu saja itu akan melegakan
kamu. #Bener ga… Sebagai manusia biasa, setiap
manusia ini sering sekali mengalami kesukaran-kesukaran dalam menghadapi
sesuatu hal atau masalah. Maka ketiak beberapa waktu atau ketika himpitan
masalah bertubi-tubi datang kepada seseorang, pada saat seseorang sedang
merenda hari-harinya , lebih baik unutk seseorang mencurahkan perasaan saya
kepada sahabat-sahabat, orang tuamu, kawanmu, saudaramu atau siapa saja. Atau bahkan
menuliskan curahan hatinya or permasalahannya,
pendapat mereka dengan CURHAT
lewat jejaring Sosial itu...?? @iuztyana_aliska: Ya begitu. @fritzwalternify: حَلاَلً qra,
blm ada dalil yg melarangnya,, #eh
Memposting ke Blog or mengirim ke situ-situ dan bertanya-tanya ke
sebuah redaksi. Dan terkadang redaksi situs tersebut memuatnya, dan banyak
nasehat, petuah, doa, saran, berdatangan di mailbox, komentar di Blogger dan
lain-lain deh. #Legah… doa didapat.. teman baru juga dapet… ,terkadang pada akhirnya. Ternyata
manusia tidak sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup ini.banyak hal yang sama
terjadi dengan dirinya bahkan lebih miris
nah itu dia… #Upz.. untuk itu lebih banyak untuk
menunduk. Menunduk dalam arti banyak-banyak memandang ke bawah. Ternyata pada
saat seseorang mengalami masalah berat, ada kawan atau sahabat kita yang sedang
mengalami yang lebih berat dari kita . Jadi, sebagai hamba Allah, memang tidak
ada alasan apapun bagi kita untuk tidak bersyukur pada-Nya. Sebab nikmat Allah
tidak harus seonggok rupiah, masih diberi kesempatan untuk hidup pun adalah
nikmat terbesar yang Dia berikan pada kita. Dan pada akhirnya.. #Upz Mungkin seseorang
tidak akan menemui 'mutiara kehidupan' ini, seandainya seseorang tidak
mencurahkan isi hati saya kepada orang lain. Mungkin seseorang akan selalu
dalam kedaan beku pikiran dan larut dalam gelombang kesedihan. Dan benarlah,
bahwa 'curhat' bisa menjembatani kami untuk mendobrak berbagai macam
permasalahan. Setuju acungkan tangannya yang kanan heheh ^_^
Mungkin pembahasan yang singkat
ini bias bermaafaat
Selamat Curhat



























