Sabtu, 20 April 2013

Perempuan itu

Ada hal yang lain ku rasa ketika menulis tentang perempuan, kenapa tidak menulis tentang wanita atau gadis atau cewek, kata yang lembut untuk seseorang yang lembut dan luarbiasa ku menyapanya dengan perempuan. Ada kesan yang berbeda ketika ku menyebut kata perempuan apalagi di hari kartini nanti, Kata perempuan itu lebih sopan dari kata wanita, gadis dan cewek. Mengunakan kata perempuan bukan wanita. Sapa yang tak kenal dengan paras cantik, indah nan anggun ini, dia menjadi penyemangat untuk pria, untuk melalui kehidupan, pelengkap hidup pria, melengkapi tulang rusuk. 
Menjadikan dia sebagai ratu di kerajan rumah tangga itu lah impian para pria. Dia memberi inspirasi bahwa ketulusan cinta terlahir oleh dia, dia makhluk yg diciptakan dengan ke lembut dan ke halusan tuturkata, sangat disayangkan ketika dia tersakiti dengan ucapan kasar lawan jenisnya, terlukai dengan kekerasan yang dilakukan lawan jenisnya, Namun sikap yang tepat dan bijak harus diberikan seorang pria mengingat permpuan itu terbuat dari tulang rusuk yang bengkok, yang apabila terdapat kesalahan padanya, pria harus berhati-hati meluruskannya.   
Jika Terlalu keras akan mematahkannya,  dan apabila dibiarkan juga salah karena akan tetap pada kebengkokannya. Meski demikian, tidak sedikit pria harus membiarkan wanita kecewa demi meluruskan kesalahan itu, toh setiap pria yang melakukan itu pun sangat yakin bahwa kekecewaan itu hanya sesaat kerena selanjutnya akan berbuah manis. Perempuan itu ibarat bunga, yang jika kasar dalam memperlakukannya akan merusak keindahannya, menodai kesempurnaannya sehingga menjadikannya layu tak berseri. 
Dia ibarat selembar sutra yang mudah robek oleh terpaan badai, terombang-ambing oleh hempasan angin dan basah kuyup meski oleh setitik air. Oleh karenanya, jangan biarkan hatinya robek terluka karena ucapan yang menyakitkan karena hatinya begitu lembut, jangan pula membiarkannya sendirian menantang hidup karena sesungguhnya Dia hadir dari kesendirian dengan menawarkan setangkup ketenangan dan ketentraman. Sebaiknya tidak sekali-kali membuatnya menangis oleh sikap yang mengecewakan, karena biasanya tangis itu tetap membekas di hati meski airnya tak lagi membasahi kelopak matanya. Ketika perempuan itu dengan seorang pria, ketahuilah dia akan melengkapi hidupmu, 
Dialah penolong yang melengkapi, bukan lawan yang sepadam, ketika dia mengarungi hidup bersama mu, dia tidak berhadapan dengan mu, tapi dia akan setia di belakang mu, mengingatkan mu saat kamu lepas kendali, dan dia menutupi kekurangan yang ada di dirimu, dia melengkapi yang taka da dalam diri pria : keindahan, keuletan, kehalusan, kelembutan, kecantikan dan Rahim untuk melahirkan. Dan mengurus hal-hal sepele yang seorang pria pun tak mengerti hingga Pria pun menjadi kuat dalam menjalanin kehidupan. Ketika ada mahkluk yang menaklukan seorang pria dengan senyumuindahnya dialah perempuan, yang dia inginkan dari seorang pria bukanlah, bahasa yang akurat dan teliti serta logis, tapi yang Dia inginkan adalah perhatian dari pria ,kata-kata yang lembut ungkapan-ungkapan sayang yang sepele bagi pria namun perempuan sangat berarti membuatnya aman di dekatmu. 
Batu yang keras akan terkikis oleh air yang lembut, sifat pria yang keras akan ternetralisir oleh kelembutan perempuan, rumput yang lembut tak kan tumbang oleh kencangnya angin namum pohonyang besar dan rindang akan mudah tumbang di terpa badai, begitulah perempuan dai sisilain kelembutanya ada kekuatan untuk bertahan dalam situasi apapun. Dia seperti rumpun nan hijau bukan untuk diijak melaikan di naungi oleh pohon yang besar kokoh dan rindang. Seprang pria jika berpikir tentang perasaan perempuan itu hanya persekian hidupnya, namun beda halnya dengan perempuan ketika dia berpikir tentang perasaan pria maka akan menyita seluruh hidupnya. Karena perempuan diciptakan menjadi bagian dari pria, apa yang menjadi bagian dari pria akan menjadi bagian dari perempuan itu. 

Soeharto yang bisa menjabat jadi presiden selama 31 tahun itu karena seorang Perempuan di belakangnya yaitu ibu Siti Hatinah setelah ibu Siti Hatinah meninggal jabatan presiden Soeharto pun lengser. Ini hanya sebagian cerita bahwa seorang pria sukses ada seorang perempuan dibelakangnya.

Selamat hari kartini kaum hawa senusantara , stop kekerasan terhadap perempuan maknai emansipasi dengan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar